Tangga BONCOLONO Kediri

Tangga Boncolono gunung klotok kediri

Hai gaes bertemu lagi dengan sayang desi si cantik nya kediri, kali ini saya traveling ke tangga boncolono gunung klotok kediri 
Pada hari minggu saya dan teman saya pergi ke tangga boncolono kami berangkat pukul 7.15 menit dan samping sama 7.45.Untuk masuk kesana kami tidak ditarif biaya karena kita berangkat nya waktu itu masih pagi dan belum ada penjaga tiket yg menjaga :D tetapi kalok udah agak siang biaya masuk nya 4000 rupiah. Kami disana cuma membayar parkir sepeda motor 3000. Pada saat kami menaiki anak tangga itu kami sangat kelelahan sekali sampe ngos2 san wkwkwkwk.





Bukit Maskumambang - Makam Boncolono. Bukan hanya Inggris yang mengenal dongeng Robin Hooddi kerajaannya. Tokoh pencuri yang membagikan hasil curiannya untuk orang miskin ini juga dikenal di Indonesia. Salah satu tempat yang memiliki tokohRobin Hood nusantara ini ialah di Kediri. Bukit Maskumambang atau Bukit Boncolono , merupakan sebuah lokasi yang terkenal dengan dongeng Maling Gentiri ,  dimana di puncak Bukit Maskumambang terdapat tiga makam orang sakti pada jaman penjajahan yang kini dikeramatkan dan menjadi tempat wisata ziarah bagi masyarakat Kediri.
bukit maskumambang
Bukit Maskumambang
Bukit Maskumambang memiliki ketinggian sekitar 300 mdpl dan letaknya berhadapan dengan Gunung Klotok. Bukit Maskumambang berada di ujung barat Kediri , tepatnya di Dusun Waung , Desa Sukorame , Kecamatan Mojoroto , Kediri. Berdekatan dengan Museum Airlangga dan Gua Selomangleng. Makam Ki Boncolono yang ada di puncak bukit Maskumambang menjadi salah satu tempat ziarah di Kediri yang mempunyai dongeng legenda yang unik.

Sejarah Mbah Boncolono 

Konon , saat Belanda menjajah Indonesia , masyarakat hidup dalam kesengsaraan , begitu juga masyarakat Kediri. Belanda bertindak semena-mena terhadap rakyat dengan memberi pajak yang tidak masuk logika sehingga rakyat Kediri semakin menderita di tanah sendiri. Penderitaan masyarakat Kediri ini membuat Mbah Boncolono ingin membela rakyat Kediri. 

Dibantu oleh Tumenggung Mojoroto , Tumenggung Poncolono dan para muridnya yang sakti , mereka merampok meneer Belanda yang kaya raya , kemudian membagikan hasil rampokan pada rakyat Kediri. Hal yang berulang terus menerus ini membuat Mbah Boncolono dikagumi rakyat kediri dan semakin dibenci oleh pihak Belanda. Belanda semakin geram alasannya ialah kesaktian Mbah Boncolono yang menyulitkan mereka untuk menghentikan kelakuan Robin Hood nusantara ini. Dengan kesaktiannya , Mbah Boncolono selalu lolos saat terkepung , bahkan mampu hidup kembali meski terbunuh berulang kali.

Kesaktian hidup kembali setelah menyentuh tanah dikenal dengan ilmu Ajian Pancasona yang juga dimiliki Eyang Djojodigdan di Blitar dimana makamnya dikenal dengan Makam Gantung Pasanggrahan Djojodigdan.

Siasat politik uang digunakan Belanda untuk membayar mahal bagi siapapun yang menemukan cara untuk membunuh Mbah Boncolono. Kelemahan Mbah Boncolono tersebut kesudahannya diketahui Belanda dimana setelah dibunuh , jasad harus dipenggal dan dikubur terpisah oleh sungai. Setelah membunuh Mbah Boncolono , Belanda mengubur bab badan di Bukit Maskumambang , sedangkan bab kepala dikuburkan di Ringin Sirah , Desa Banjaran. Kedua lokasi tersebut dipisahkan oleh Sungai Brantas. Dan berakhirlah dongeng Maling Getiri atau pencuri sakti di tanah Kediri tersebut.

Bukit Maskumambang

Bukit Maskumambang disebut sebagai Boncolono merupakan ujung kaki timur Gunung Willis dan berdiri satu jalur dengan Gunung Klotok. Dulunya di kaki bukit ini sempat dijadikan pemakaman Cina sebelum akhrinya dipindah ke Lebak. Masih tampak sisa-sisa gapura di sisi sebelah timur ,selatan dan utara yang kondisinya sudah mulai terkikis dan terbengkalai. Area yang dahulunya makam pun dialih fungsikan menjadi kebun.

Ada dua jalur yang mampu dilalui untuk menuju ke puncak Bukit Maskumambang , yaitu: 
  1. Melalui jalur barat dari area tempat wisata Gua Selomangleng.
Sampai bertemu di blog gw selanjutnya ya gaes jangan bosen2 liat Postingan gw gaes. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kue Lemper

Onde Onde